Cara Menghilangkan Nyeri Haid ala SehatQ.com, agar Perut Tak Lagi Tersiksa


Salah satu keluhan yang dirasakan wanita setiap bulan yaitu nyeri haid atau dalam dunia medis disebut dismenore. Rasa nyeri ini muncul di bagian bawah perut, dan biasanya terjadi pada awal masa menstruasi. Jika Anda pernah merasakannya, Anda perlu mengetahui cara menghilangkan nyeri haid yang tepat agar tidak dapat mengganggu aktivitas sehari-hari ketika menstruasi.

Gejala dismenore atau nyeri haid biasanya berupa kram atau nyeri pada punggung bawah, perut bagian bawah, paha bagian dalam, sakit kepala, mual, pusing hingga muntah. Biasanya gejala ini dapat hilang dengan sendirinya, namun ada beberapa wanita yang merasa tidak nyaman dan cenderung semakin parah jika dibiarkan.

Cara Menghilangkan Nyeri Haid

Menurut situs kesehatan sehatQ, bahwa penyebab nyeri haid biasanya dikarenakan peluruhan dinding rahim ketika haid yang dapat menimbulkan kontraksi. Adapun faktor yang menyebabkan nyeri haid yaitu wanita yang mempunyai volume haid banyak, mengalami obesitas dan mengonsumsi minuman beralkohol atau merokok. Jika Anda sering mengalami nyeri haid, berikut ini merupakan beberapa cara menghilangkan nyeri haid dengan alami, di antaranya yaitu:

1. Dikompres

Kompres menjadi cara meredakan nyeri haid hari pertama yang mungkin sudah tidak asing dilakukan, Pasalnya, mengompres perut yang sakit dipercaya dapat meredakan nyeri. Anda bisa menggunakan bantal pemanas atau mengisi air hangat ke dalam botol, lalu ditempel ke bagian perut yang terasa sakit. Panas yang dihantarkan ke perut membuat otot rahim dan organ disekitarnya menjadi rileks, sehingga otot akan kendur dan meredakan kram.

2. Olahraga Ringan

Ketika sedang haid bukan berarti Anda tidak bisa berolahraga, justru dengan berolahraga Anda bisa menghindari nyeri haid. Namun, sebaiknya Anda tidak boleh melakukan gerakan yang berat, cobalah untuk melakukan olahraga ringan untuk menghilangkan rasa nyeri haid. Gerakan yang bisa Anda lakukan seperti jalan santai, peregangan atau yoga. Pasalnya gerakan tersebut dapat melepaskan endorfin yang merupakan hormon penghilang penyakit.

3. Akupunktur

Berdasarkan hasil penelitian, akupuntur dipercaya dapat meredakan nyeri dan kram saat menstruasi. Akupuntur sendiri merupakan sebuah teknik pengobatan tradisional dari Cina, dimana tubuh akan dimasukkan jarum tipis untuk menghilangkan rasa sakit, mengobati berbagai macam penyakit dan merilekskan diri. Bukan hanya itu, akupuntur juga bisa melepas endorfin yang dapat membantu wanita lebih rileks dan mengurangi peradangan saat menstruasi.

4. Mengoleskan Minyak Esensial

Cara menghilangkan nyeri haid selanjutnya yaitu dengan memijat perut menggunakan minyak esensial, mulai dari cengkeh, kayu manis, lavender dan mawar berbasis minyak almond. Terdapat beberapa peneliti yang mengatakan, jika minyak esensial dapat meringankan kram saat menstruasi serta membuat tubuh menjadi lebih rileks.

5. Pola Makan

Saat menstruasi, Anda tetap harus memperhatikan pola makan dan asupan cairan yang baik untuk tubuh. Konsumsilah makanan bergizi mulai dari sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan, asam lemak omega-3, protein tanpa lemak, dan biji-bijian. Pastikan tubuh mendapatkan cairan yang cukup dengan minum air putih banyak, kaldu dari sup, atau teh herbal.

Ada baiknya jika Anda mengurangi asupan garam, karena hal tersebut dapat menyebabkan retensi cairan dan kembung. Anda juga harus menghindari makanan atau minuman yang mengandung kafein, karena hal tersebut dapat menyebabkan efek dehidrasi.

Itulah 5 cara menghilangkan nyeri haid yang bisa Anda lakukan agar perut tidak lagi tersiksa. Untuk mendapatkan informasi seputar nyeri haid dan kesehatan lainnya, Anda bisa mengunjungi website sehatq.com. SehatQ merupakan platform seputar kesehatan yang memberikan fitur menarik untuk Anda, mulai dari konsultasi dengan dokter profesional, toko vitamin dan obat hingga informasi terbaru covid 19.

Tidak ada komentar untuk "Cara Menghilangkan Nyeri Haid ala SehatQ.com, agar Perut Tak Lagi Tersiksa "